Minggu, 28 Agustus 2016

SPIRIT ITU HARUS ADA TERLEBIH DAHULU, HAK PELAYANAN UNTUK SISWA YANG UTAMA, HASIL KITA SERAHKAN PADA YANG KUASA

SMP N 3 Tersono patut berbahagia, punya Kepala Sekolah yang punya idealisme tinggi. Pantang menyerah demi kemajuan sekolah. Semua elemen dirangkul. Prinsipnya yang penting berbuat katanya. Pendidikan bisa dimulai dari mana saja. Kekompakan adalah modal dasar kemajuan. Guru, TU, Siswa, Masyarakat, Tokoh Masyarakat dan Lembaga terkait adalah elemen pendukung kemajuan sekolah


Poster di atas adalah bentuk pembangunan smangat berprestasi bagi siswa. Anak berprestasi akan mendapat penghargaan.

SMP N 3 TERSONO JUARA UMUM JAMRAN TERSONO 2016

Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Tersono dalam rangka hari Pramuka menggelar Jambore Ranting Tersono Tahun 2016. Kegiatan ini diadakan untuk melatih sikap disiplin, mandiri, etos kerja, semangat berprestasi dan karakter bangsa lainnya. Alhamdulillah, Regu Elang dan Regu Mawar Gudep Pangkalan SMP N 3 Tersono menjadi Juara Umum dalam Jambore Ranting 2016. Regu Elang (Regu Putra) SMP N 3 Tersono mendapat Juara I dan Regu Mawar (Regu Putri) SMP N 3 Tersono mendapat Juara II. Selamat buat sang juara.







Minggu, 21 Agustus 2016

DELEGASI SMP N 3 TERSONO RAIH 4 KEJUARAAN LOMBA TARTIL DAN MTQ SERTA BOLA VOLLY

Semangat pembangunan karakter bangsa " Semangat Religius, kerja keras dan berprestasi" SMP N 3 Tersono Alhamdulillah dihiasi dengan Empat Kejuaraan dalam Lomba MTQ dan Tartil Qur'an  serta Bola Volly Tingkat Kecamatan Tersono.


                            Foto Juarawan Bersama KS, Ibu Rikhaniyah, M.Pd (Guru PAI-Pembina),
                     Bp.Farihin, S.Pd(Guru  OR-Pembina) dan Bp. Budi Surojo, S.Pd(Pembina Osis)

Kepala SMP N 3 Tersono, Karso Mulyo, S.Pd., M.T. tampak menyerahkan Piala kepada Juarawan: Aziz Mubarok (Juara II MTQ Putra, Kelas 8C), Hana Mas'udah (Juara II MTQ Putri, Kelas 9 B), Gunawan Safa'at (Juara II Tartil Qur'an Putra, Kelas 7 B), dan Arlista Eka Setiani (Juara II Tartil Qur'an Putri, Kelas 8A). Dan seperti biasa untuk membangun semangat berprestasi, Kepala Sekolah memberikan penghargaan lain berupa uang pembinaan.
Ikut dalam penerimaan penghargaan adalah wakil tim bola volly yang mendapat juara III tingkat kecamatan Tersono.
SMP N 3 Tersono secara kondusif membangun semangat berkompetitif dalam mengasah olah pikir, olah raga, dan olah rasa. Kepala Sekolah menyemangati kepada semua siswa bahwa sekolah ndesa prestasi kutho akan dapat diwujudkan di Sekolah kita tercinta ini. Amin

Kamis, 09 Juni 2016

SMP N 3 TERSONO TERSENYUM BERSAMA PUCUK MERAH DAN BUNGA YANG MEREKAH

SMP Negeri 3 Tersono yang bertekad ingin menjadikan diri sebagai Sekolah Adiwiyata, berprinsip mengedepankan pelayanan prima, ramah terhadap lingkungan dan berorientasi pada prestasi. Alhamdulillah tahun ini lingkungan sekolah makin menawan dan perolehan hasil Ujian Nasional SMP N 3 Tersono menempati peringkat 9 se-SMP Negeri di Batang dan  peringkat 10 se-SMP Negeri dan Swasta di Batang. Kepala Sekolah memberikan penghargaan dan apresiasi positif kepada semua guru yang telah mengajar dengan dedikasi yang tinggi. Dimana guru mapel UN telah melaksanakan pembelajaran yang baik dan mempersiapkan siswa dengan drill soal menjelang UN dan bimbingan selama UN bagi siswa yang membutuhkan hingga sore hari. Sebelumnya SMP N 3 Tersono telah meraih medali emas dan perak pada Kejurda Propinsi untuk cabang Pencak Silat dan Juara I dan II untuk lomba Mocopat. Semoga  SMP N 3 Tersono kedepan makin dipercaya masyarakat luas. Karena SMP N 3 Tersono siap mengembangkan potensi peserta didik secara optimal dan memberikan penghargaan (Piagam dan Uang Pembinaan yang cukup besar) bagi siswa yang berprestasi. Insya Allah dua tiga tahun kedepan, SMP N 3 Tersono akan semakin indah, elok dan menawan. Warga sekolah Isnya Allah akan menyulap sekolah ini menjadi taman-taman indah yang membuat tidak saja warga sekolah betah di sekolah tetapi juga membuat masyarakat sekitar suka berkunjung.Warga sekolah ingin menjadikan SMP N 3 Tersono ke depan  sebagai sekolah wisata.
SMP N 3 Tersono menggandeng 5 ustadz dari 5 desa sekitar untuk mendukung program keagamaan dalam pembangunan karakter bangsa, bersinergis dengan 10 SD dan 3 MI sekitar SMP dalam banyak program termasuk lingkungan hidup, dan saat ini telah bekerja sama dengan Unsur  Muspika, Tim Penggerak PKK, BPPPK, Dishutbun, BLH dan Dinas Perikanan dan Kelautan. SMP N 3 Tersono ingin melangkah dengan kinerja yang baik, maju dengan segudang prestasi dan tersenyum bersama pucuk merah dan bunga-bunga yang merekah.

SEMARAK WISUDA SISWA KELAS 9 SMP N 3 TERSONO TP 2015/2016

https://www.facebook.com/smpnegeritiga.tersono?pnref=story

Senin, 25 April 2016

Alhamdulilah habis juara Macapat dapat lagi medali emas dan perak seni bela diri tingkat propinsi

 PESILAT SMP 3 TERSONO BATANG SABET EMAS DAN PERAK
 DI INSEBA CUP JATENG
·         Perguruan pencak silat Batang rekrut 8 pesilat siswa SMP 3 Tersono
Di tengah-tengah hiruk pikuk kegiatan peringatan Hari Kartini dan menyongsong Hari Pendidikan Nasional tahun 2016, ternyata ada inspirasi dan semangat untuk menorehkan tinta emas tersendiri bagi kalangan anak didik. Terbukti usai mengikuti kegiatan lomba macapat dalam rangka Ulang Tahun ke-31 SMA Negeri Subah berkat polesan Drs. Aloysius Bambang Mardiyatmo, guru Bahasa Jawa dan pakar macapat, dua siswa SMP Negeri 3 Tersono atas nama Muhamad Iqbal dan Arlista Eka Setiani telah menoreh prestasi dengan meraih peringkat pertama putra dan peringkat kedua putri.
 Tepat satu hari setelah mengikuti kegiatan macapat, kali ini dalam moment lain, dua pesilat yang direkrut perguruan pencak silat Batang menyabet emas dan perak dalam kegiatan kejuaraan pencak silat INSEBA CUP Tingkat Jawa Tengah tahun 2016.







Dua pesilat  tersebut Selfia Nella Ningtiyas  dan Muhamad Rizam Putra Pratama . Di kelas F pra remaja putri pada final dengan beberapa tendangan yang mematikan, Nella menyabet medali emas mengalahkan pesilat dari kontingen Kota Pekalongan dengan poin mutlak. Adapun kelas B bagian pra remaja putra Rizam  hanya kebagian medali perak, ia harus mengakui keunggulan poin pesilat asal kontingen Kabupaten Brebes di GOR Jetayu Kota Pekalongan belum lama ini.
Bertanding di kelas B kejuaraan Inseba Cup Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang diikuti oleh beberapa perguruan pencak silat se-Jawa Tengah pada partai final dengan hidung berdarah akhirnya tumbang. Meskipun kalah, pelajar kelas VIII SMPN 3  Tersono itu tetap bertekad meningkatkan latihan untuk event yang lain. ”Kekalahan ini akan saya jadikan pengalaman berharga, insya allah akan berlatih lebih keras lagi guna menghadapi kejuaraan berikutnya”, tutur pelajar yang terkenal pendiam tersebut.
Diakui oleh Minal Khosirin pelatih bertangan dingin yang juga Kepala Desa Sumurbanger Kecamatan Tersono, sebelum berangkat ke Pekalongan 22-24 April lalu, perguruan pencak silat Inseba Batang memberangkatkan 8 pesilat dari SMP 3 Tersono dan bergabungnya pesilat lain yang direkrut , mereka antusias dan mengaku rajin berlatih secara rutin di sekolah maupun di rumah. “ Yang sekarang kalah dan tanpa merebut medali enggak apa-apa, tapi saya optimis masih ada peluang di kejuaraan yang akan datang, yang jelas saya senang kalian telah mengharumkan nama sekolah”, imbuh kepala sekolah ,Karso Mulyo, S.Pd.,MT yang memberikan hadiah uang tunai yang cukup besar kepada para juarawan.

Termasuk atlet andalan.
Ketika tampil di final dan menyabet emas, Nella panggilan akrabnya, atlet yang memiliki tinggi badan 165 cm itu betul-betul merasa bangga, ia terus menerus menciumi medali yang diraih. Kebanggaan juga diakui oleh pelatihnya, dengan terharu, ia menyalaminya usai final. Menurut Minal, anak asuhnya termasuk atlet yang cepat menangkap jurus-jurus yang telah diajarkan, ia tekun dan disiplin berlatih dengan segala petunjuk yang diberikan oleh pelatih.
 “Pada saat latihan ia betul-betul menjalani arahan yang diberikan pelatih dengan disiplin dan penuh tanggung jawab, sehingga tidak  heran jika akhirnya mendapatkan medali emas”, ujar Waris Hartono, M.Pd.,yang mendampingi kepala sekolah usai final. Pada sisi lain atlet ini memang mempunyai potensi dan talenta bagus, kelak akan bisa lebih baik lagi asalkan terus mendapat bimbingan rutin, apalagi ia masih kelas VII, sehingga harapan untuk berkembang masih terbuka lebar. Semoga inspirasi Ibu Kartini dan Ki Hajar Dewantara dapat terus singgah di hati anak didik kita.(wihar).

Minggu, 24 April 2016

SAMPAI KAPANPUN IBU KARTINI ADA DI SMP N 3 TERSONO

Habis gelap terbitlah terang, demikian karya terbesar seorang putri bangsawan yang mengantarkannya sebagai Pahlawan bangsa. Bukan tak beralasan, perjuangannya lewat tulisan dan pendidikan, dalam usianya yang baru menginjak 12 tahun Raden Ajeng Kartini saat itu telah membuka cara pandang kaum wanita dan bangsa indonesia tentang eksistensi dan perannya.
Sejarah gemilang itulah rupanya yang membuat segenap warga SMP N 3 Tersono sangat mengidolakannya. Oleh karenanya meskipun tanggal 21 April sekolah masih ada ujian penjajagan Ujian Nasional, tetap diadakan peringatan Hari Kartini meskipun baru diperingati dua hari kemudian.   











Kali ini peringatan Hari Kartini di SMP N 3 Tersono sangat menarik bertemakan Membangun Nilai Karakter Bangsa Religius dan Peduli Lingkungan. Tak seperti biasanya, jika ditempat lain kebanyakan memakai kebaya jawa dan pakaian kebesaran daerah lainnya, di SMP N 3 Tersono yang kebetulan siswanya beragama Islam semua memakai baju muslimah dengan berbagai model jilbab yang anggun dan menawan bagi kaum wanita.  Untuk menyemarakkan suasana dan mengimbangi kegiatan, tanpa bermaksud mengesampingkan tema, maka bagi siswa pria menggunakan baju muslim dengan atribut seadanya.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Kartini antara lain Lomba Menulis tentang Go Green School, Catwalk model jilbab, Membuat Taman Sekolah, lomba adzan dan tartil qur’an, serta qirab penghijauan di lingkungan sekolah.
Sebagai penutup kegiatan peringatan Hari Kartini, SMP N 3 Tersono mengadakan lomba masak daging kambing yang diikuti oleh guru wanita (memasak gulai) dan guru pria (membakar sate).